TENTANG PUSBIN JFA

 

Pada medio 1990-an pemerintah menggulirkan program reformasi manajemen PNS antara lain melalui pembentukan struktur organisasi instansi pemerintah dengan paradigma 'miskin struktur kaya fungsi'.  Salah satu imbas dari upaya reformasi manajemen tersebut adalah terbentuknya Jabatan Fungsional Auditor (JFA) melalui Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Nomor 19/1996 Tanggal 2 Mei 1996. Pembentukan JFA dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tersedianya PNS yang ditugaskan secara penuh waktu untuk melaksanakan tugas pengawasan secara profesional dan untuk menjamin pembinaan profesi, karier, kepangkatan dan jabatan dalam rangka meningkatkan mutu pengawasan di lingkungan Instansi Pemerintah.

Untuk lebih menjamin terlaksananya pembinaan JFA secara efisien, efektif dan berkesinambungan diperlukan suatu instansi pembina JFA. Sehubungan dengan hal tersebut dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 19/1996, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditetapkan sebagai Instansi Pembina JFA di lingkungan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.

Sesuai dengan Peraturan Kepala BPKP Nomor 5 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor yang selanjutnya disebut Pusbin JFA  mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan sertifikasi jabatan fungsional auditor.

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Pusbin JFA dipimpin oleh Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor setingkat Eselon II dan dibantu oleh empat Koordinator Bidang setara Eselon III , delapan Subkoordinator setara eselon IV dan satu Subbagian Umum, yang terdiri atas:

  1. Koordinator Bidang Perumusan Strategi dan Evaluasi Pembinaan, mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, rencana, program pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pembinaan jabatan fungsional auditor. Untuk melaksanakan tugas tersebut Koordinator dibantu oleh dua orang Subkoordinator setara eselon IV, yaitu Subkoordinator Perumusan Strategi serta Subkoordinator Evaluasi Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor.
  2. Koordinator Bidang Penyelenggaraan Uji Kompetensi, mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan uji kompetensi jabatan fungsional auditor . Untuk melaksanakan tugas tersebut Koordinator dibantu oleh dua orang Subkoordinator setara eselon IV, yaitu Subkoordinator Penyelenggaraan Uji Kompetensi JFA I serta Subkoordinator Penyelenggaraan Uji Kompetensi JFA II.
  3. Koordinator Bidang Fasilitasi Jabatan Fungsional Auditor, mempunyai tugas memfasilitasikan pembinaan jabatan fungsional auditor. Untuk melaksanakan tugas tersebut Koordinator dibantu oleh dua orang Subkoordinator setara eselon IV, yaitu Subkoordinator Fasilitasi Formasi, Pengangkatan, dan Karier JFA serta Subkoordinator Fasilitasi Pembinaan Profesi Audit Intern Pemerintah.
  4. Koordinator  Pengelolaan Sistem Informasi Jabatan Fungsional Auditor, mempunyai tugas dalam pengelolaan Sistem Informasi JFA jabatan fungsional auditor. Untuk melaksanakan tugas tersebut Koordinator dibantu oleh dua orang Subkoordinator setara eselon IV, yaitu Subkoordinator Subkoordinator  Program, Pemantauan,  Evaluasi,  dan Pelaporan Kinerja Pembinaan JFA serta Subkoordinator Pengelolaan Sistem Informasi JFA.
  5. Subbagian Umum yang mempunyai tugas pelayanan administrasi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, umum dan pengelolaan barang milik negara di Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor.