Berita

Seputar APIP dan Ke-JFA-an

Upaya Membangun komitmen Pimpinan APIP Menuju Terwujudnya APIP Yang Profesional dan Efektif

Tujuan lainnya adalah untuk memberikan kesadaran dan pemahaman atas pentingnya peran APIP yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengawasan intern pemerintah; serta Memberikan pemahaman tentang pembinaan jabatan fungsional auditor, lanjut Rini.
Forum yang dilaksanakan tanggal 7 hingga 9 April ini berlatar belakang dari Visi Reformasi Birokrasi Tahun 2010 - 2025, sesuai Peraturan Presiden 81 Tahun 2010, yang menghendaki terwujudnya pemerintahan kelas dunia, dimana perubahan pada area pengawasan bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN menuju clean government.
Dari aspek pengawasan intern pemerintah, tujuan reformasi birokrasi pada area pengawasan tersebut menghendaki terwujudnya peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang efektif sebagaimana pasal 11 PP 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, yaitu: Memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah; Memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah, dan Memberikan masukan yang dapat memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah.
Untuk itu, BPKP selaku instansi Pembina auditor sekaligus Pembina SPIP terus berkomitmen untuk mendorong dan mensukseskan Reformasi Sistem Audit Intern Pemerintah Indonesia termasuk mendorong peningkatan kepabilitas APIP secara berkesinambungan dengan mengadakan "Forum Pembinaan Auditor APIP dan Workshop Penerapan Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia, Kode Etik, Telaah Sejawat Menuju Terwujudnya APIP Yang Profesional Dan Efektif"

Forum dan Workshop tersebut dibuka oleh Sekretaris Utama BPKP, Meidyah Indreswari. Materi pada hari pertama dan kedua, diisi dengan pembinaan Jabatan Fungsional Auditor dikaitkan dengan arah kebijakan pembinaan Jabatan Fungsional, Pembinaan Jabatan Fungsional ASN, Pembinaan Kompetensinya melalui diklat dan sertifikasi, serta pembinaan yang mengintegrasikan aspek kompetensi, kinerja dan karier Jabatan fungsional auditor dengan narasumber dari MenPAN RB, BKN, Pusdiklat Was dan Pusbin JFA BPKP.
Materi hari ketiga adalah Penerapan Perangkat Profesi AAIPI yaitu Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia, Kode Etik, dan Telaah Sejawat dengan narasumber dari masing-masing Komite AAIPI.

Peserta Workshop ditargetkan berjumlah 200 orang yang terdiri dari 144 orang Inspektur dan satu auditornya dari Inspektorat Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh APIP Wilayah Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat; serta 66 orang dari 33 Perwakilan BPKP yang menangani pembinaan auditor / pembinaan APIP.
Realisasi jumlah kehadiran peserta adalah 145 orang, yang terdiri dari 81 orang APIP Provinsi, Kabupaten, Kota Wilayah Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, dan 64 orang dari 33 Perwakilan BPKP. (Diana)

 

 



Kembali