Berita

Seputar APIP dan Ke-JFA-an

Hambatan Waktu, Biaya dan Kuota Bukan Lagi Masalah

 

Pengembangan e-learning BPKP diharapkan mampu memberikan  layanan kediklatan yang lebih baik serta mengakselerasi peningkatan kompetensi sumber daya manusia khususnya SDM APIP dan pengelola keuangan negara/daerah di lingkungan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Indonesia.

 

Kick Off Semi Pilot e-Learning Pusdiklatwas BPKP yang telah dilakukan bulan Juni lalu menandai dimulainya sosialisasi e-Learning di kalangan internal. Dan Bulan Agustus lalu telah diselenggarakan Piloting E-Learning Class untuk seluruh unit kerja BPKP baik pusat maupun daerah. Ada tiga orang yang diutus Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor sebagai peserta dalam Piloting E-Learning Class tersebut, yaitu Walben Damanik, Diana Chandra dan Sri Budiyarsih.

 

e-Learning Pusdiklatwas BPKP dikembangkan agar APIP & pengelola keuangan negara/daerah dapat mengembangkan kompetensi dan karir dengan waktu belajar yang fleksibel. Dengan adanya fasilitas pembelajaran baru ini, hambatan seperti waktu, biaya dan kuota bukan lagi masalah karena pembelajaran para auditor dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

 

Selain fleksibilitas pembelajaran, e-Learning Pusdiklatwas BPKP juga dibangun untuk meningkatkan kapabilitas Pusdiklatwas BPKP dalam menyelenggarakan diklat berbasis teknologi informasi.

 

Enterprise Learning Management System (ELMS) yang digunakan oleh BPKP merupakan ELMS berbasis open source. Karena berbasis open source, portal ELMS dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan korporasi, dan juga merupakan panduan dalam menggunakan e-learning.

 

Saat ini terdapat lebih dari 64 ribu situs e -learning berbasis open source yang tersebar di 235 negara. Panduan pengguna ini dibuat untuk mempermudah pengguna dalam proses pembelajaran menggunakan ELMS. Oleh karena sifatnya yang praktis,  langkah-langkah penggunaan ELMS ini lebih mudah bila diikuti dengan praktek langsung di depan computer.

 

Sebagian besar komputer di BPKP dapat menjalankan e-learning Pusdiklatwas BPKP dengan baik,namun setidaknya untuk hasil optimal, peserta e-learning perlu menggunakan konfigurasi rekomendasi berikut ini: Spesifikasi PC Desktop, Intel Core i3, 2 GB DDR3 1600Mhz PC-12800, 500 GB SATA 5.4K RPM HDD, 1 GB Graphic Card, Gigabit Etherne. Peripherals: Monitor Resolusi 1280×768, Keyboard & Mouse, Sound Card, Headphone/Speaker, DVD RW Drive (opsional), Modem Internet 3G/EVDO rev A (opsional). Kebutuhan Software: Sistem Operasi Minimum: Windows Vista/7/8. Pilihan Web Browser Minimum: Internet Explorer 9, Mozilla Firefox 22, Google Chrome 34, Safari 5.1.7, Adobe Flash Player 10.3, Adobe Acrobat Reader 5.

 

Peserta yang dapat mengikuti e-Learning Pusdiklatwas BPKP adalah APIP yang sudah terdaftar di Pusbin JFA. Jika sudah terdaftar di Pusbin JFA, peserta akan memperoleh username dan password untuk mengakses e-Learning, dari Pusdiklatwas BPKP.

Kelas e-Learning ini tidak menggantikan kelas tatap muka. Namun, peserta wajib menyelesaikan pembelajaran e-Learning agar dapat mengikuti kelas tatap muka (classroom). Peserta akan memperoleh sertifikat telah mengikuti pembelajaran e-Learning apabila telah menyelesaikan seluruh pembelajaran e-Learning

 

Semua modul dapat diakses sepanjang tahun dengan e-Learning. Namun, peserta perlu menyesuaikan dengan jadwal diklat classroom tiap-tiap modul sebagai persiapan memasuki kelas. Pada umumnya, satu unit modul berdurasi 30 menit dan idealnya diselesaikan dalam waktu satu minggu. Tiap modul terdiri dari 10-20 halaman pembelajaran dan 50 buah pertanyaan (25 pertanyaan pre-test dan 25 pertanyaan post-test).

 

Jika peserta melewati waktu ideal pembelajaran dalam e-Learning, maka akan ada pembimbing online yang akan mengingatkan peserta mengenai jadwal pembelajaran e-Learning via telepon, SMS ataupun email. Namun, jika masih terlewat, peserta akan tertinggal jadwal kelas classroom dan harus menunggu jadwal diklat berikutnya.

Peserta e-Learning dapat berkomunikasi secara online. Peserta dapat mengunakan fitur Chat Room jika ingin berdiskusi real time dengan Pengajar dan sesama peserta diklat lainnya. Namun, khusus chat dengan Pengajar, peserta perlu mengikuti jadwal yang sudah ditentukan. Peserta juga dapat memanfaatkan beberapa kemudahan dalam e-Learning seperti  "Wiki" untuk mengerjakan tugas dari pengajar, "Blog" sebagai media bertukar pikiran untuk pemecahan kasus dan "Forum Diskusi" yang dapat digunakan sebagai media diskusi berbagai topik.

 

Bila peserta telah menyelesaikan satu diklat dan dinyatakan lulus dengan nilai post test =>60, maka peserta akan mendapatkan 'Sertifikat Telah Mengikuti' diklat e-Learning. Sertifikat ini sebagai syarat peserta diklat mengikuti kelas tatap muka.

Peserta harus terhubung dengan internet untuk mengikuti e-Learning pembelajaran Pusdiklatwas BPKP. Saat ini, e-Learning Pusdiklatwas BPKP sedang menjalani beta test untuk akses pembelajaran dari tablet berbasis Android 4.0 atau iOS 7.

Peserta e-Learning tidak perlu khawatir jika pembelajaran terhenti di tengah jalan karena alasan teknis. Semua kemajuan pembelajaran akan terekam, sehingga peserta tidak perlu mengulangi pembelajaran dari awal. Peserta bisa melanjutkan pembelajaran dari halaman terakhir pada saat sebelum terhenti.

 

Struktur Mata Diklat

 

Untuk setiap Mata Diklat, memiliki struktur yang terdiri dari beberapa modul. Untuk mengakses modul, peserta e-Learning dapat langsung meng'klik' judul modul. Setiap modul harus diselesaikan sebagai prasyarat agar bisa mengakses modul berikutnya. Dengan demikian, apabila link ke sebuah judul modul tidak berfungsi hal tersebut dikarenakan peserta belum menyelesaikan judul modul sebelumnya. Apabila peserta sudah menyelesaikan sebuah modul namun tidak bisa melanjutkan ke modul berikutnya, peserta harus menghubungi "Layanan Bantuan".

 

Struktur modul secara umum dari setiap Mata Diklat adalah sebagai berikut :

 

Deskripsi, dimana di dalamnya terdapat deskripsi Mata Diklat, Target Peserta, Kolaborasi e-Learning, dan Materi Pendukung. Kolaborasi e-Learning termasuk di dalamnya ada Forum Diskusi, Chat Room, Wiki, Materi Pendukung berupa file file dokumen (pdf, doc,ppt), audio book maupun video yang diupload widyaiswara untuk memperkaya materi sehingga peserta memperoleh materi tambahan yang dapat digunakan sebagai referensi pendukung dalam belajar. Glosarium yang merupakan materi pendukung berupa daftar istilah yang digunakan dalam konten materi Mata Diklat dan disertakan sebagai referensi pendukung dalam belajar

 

Peserta e-Learning harus memberi tanda centang [v] sebagai tanda persetujuan peserta atas syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam menggunakan pembelajaran berbasis e-Learning di ELMS Pusdiklatwas BPKP.

 

Dalam E-Learning, terdapat Pre Assessment, yang merupakan suatu assessment yang digunakan untuk menguji pemahaman awal peserta sebelum mengikuti pembelajaran materi Mata Diklat. Pernyataan Kejujuran harus diisi juga oleh peserta e-Learning yang merupakan sebuah pernyataan bahwa peserta adalah benar telah mengikuti pembelajaran Mata Diklat.

 

Post Assessment harus diikuti oleh peserta e-Learning yang merupakan suatu assessment yang digunakan untuk menguji pemahaman peserta sesudah mengikuti pembelajaran materi Mata Diklat. Untuk dapat dinyatakan selesai mengikuti Mata Diklat, peserta diharuskan mendapat skor Post Assessment minimal 60%.

 

Setelah menyelesaikan e-Learning, peserta mengisi Evaluasi yang merupakan sebuah kuesioner yang wajib diisi untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran dengan menggunakan e-Learning Pusdiklatwas BPKP membantu Anda dalam menyelesaikan Diklat. (Diana)

 

 



Kembali