Berita

Seputar APIP dan Ke-JFA-an

Talkshow AAIPI di Radio Trijaya FM

Talkshow yang dimulai pukul 18.30 WIB tersebut dibuka dengan pertanyaan dari penyiar Lia Christie kepada Kepala Pusbin JFA, Sidik Wiyoto seputar Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), mengenai arti penting serta perlunya APIP di lingkungan kementerian/lembaga/pemda.

Diterangkan oleh Sidik Wiyoto bahwa APIP adalah instansi pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan pengawasan dan terdiri atas BPKP, Inspektorat Jenderal, Inspektorat Provinsi dan Inspektorat Kabupaten/Kota.

“APIP diperlukan karena manajemen. Dengan makin kompleksnya tugas dan fungsi yang diemban oeh instansi pemerintah maka sulit bagi pimpinan unit (manajemen) untuk melaksanakan pengawasan secara langsung terhadap seluruh aktivitas organisasi sehingga diperlukan unit pengawasan intern yang diperankan oleh APIP”, demikian tegas Sidik Wiyoto.

BerikutnyaLia Christie bertanya seputar Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) tentang apa dan mengapa diperlukan AAIPI.

Sidik Wiyoto menjelaskan bahwa AAIPI yaitu organisasi profesi auditor internal yang mewadahi APIP baik ditingkat kementerian negara/lembaga maupun daerah.

Selanjutnya sesuai dengan Keputusan Ketua Umum Presidium AAIPI Nomor: KEP-001/AAIPI/DPN/12/2012 tentang Struktur Organisasi dan Susunan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (DPN AAIPI) telah ditunjuk Direktur Eksekutif yaitu Kepala Pusbin JFA BPKP dan wakilnya adalah Kapusbin JF dan Standarisasi Diklat Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu juga telah dibentuk 4 (empat) Komite, yakni Komite Kode Etik, Komite Standar Audit, Komite Telaahan Sejawat, dan Komite Pengembangan Profesi.

Lebih lanjut Sidik Wiyoto mengatakan, “AAIPI dibentuk untuk mengemban amanat PP Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Dengan demikian AAIPI diperlukan untuk menyusun kode etik, standar audit, telaah sejawat dan pengembangan profesi auditor pemerintah. Selain itu AAIPI juga diharapkan dapat berperan sebagai mitra BPKP dalam pembinaan auditor dan penyelenggaraan SPIP untuk mewujudkan akuntabilitas keuangan negara yang baik”.

Setelah jeda iklan, sesi talkshow berikutnya dilanjutkan dengan narasumber Inspektur VII Kementerian Keuangan, Alexander Zulkarnain. Penyiar Lia Christie bertanya apa pentingnya SPIP dalam pengelolaan keuangan negara.

“SPIP diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Negara, Selain itu SPIP yang kuat akan memberi keyakinan tercapainya tujuan kegiatan secara efektif dan efisien, pelaporan keuangan yang handal, pengamanan asset yang memadai dan pemenuhan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan”, demikian penjelasan Alexander Zulkarnain.

Ditanyakan berikutnya seputar konferensi AAIPI. Alexander kembali menerangkan bahwa konferensi AAIPI diselenggarakan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara dan AAIPI dalam rangka meningkatkan kualitas pengawasan APIP dalam tata kelola penganggaran, pelaksanaan anggaran dan pertanggungjawaban anggaran.

Oleh Karena itu, konferensi mengambil tema “Peningkatan kualitas pengawasan oleh APIP dalam Tata Kelola Penganggaran, Pelaksanaan Anggaran dan Pertanggungjawaban Anggaran”. Konferensi direncanakan dilaksanakan pada Selasa (27/8/2013) di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan dan diikuti oleh peserta antara lain Menteri Keuangan, Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala BPKP, Kepala BKN serta seluruh Inspektur Jenderal/Inspektur Utama dan Sekretaris Inspektorat Jenderal/Insektorat Utama dan Perwakilan Inspektur Provinsi/Kabupaten/Kota.

“Tujuan penyelenggaraan konferensi adalah memberikan pemahaman kepada instansi pemerintah dan APIP atas harapan pemerintah dan masyarakat berkaitan dengan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara/daerah mulai dari penganggaran, pelaksanaan anggaran sampai pertanggungjawaban anggaran agar penyalahgunaan anggaran dapat dicegah dari awal. Disamping itu harapan pemerintah dan masyarakat berkaitan dengan kemampuan APIP memberikan asurans dan konsultasi yang memadai kepada instansi pemerintah untuk menjamin kualitas tata kelola penganggaran, pelaksanaan anggaran dan pertanggungjawaban anggaran”, tegas Alexander Zulkarnain.

Konferensi ini sangat penting untuk membangun komitmen bagi profesi auditor intern pemerintah untuk selalu meningkatkan dan menjaga kualitas baik sumber daya, metodologi, serta sarana dan prasarana pendukung pengawasan lainnya.

 

(Diana, Dony, Rizki)



Kembali