Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Jum'at, 22 Januari 2016 / 05:43:13
User Blessy ( blessylengkong@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kota Bitung | Bitung | Provinsi Sulawesi Utara
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Aturan Kesetaraan JFA dengan Jabatan Struktural.

Apakah ada aturan tentang kesetaraan jabatan fungsional auditor dengan jabatan struktural ? (Kalau untuk p2upd ada edaran Mendagri yang mengatur hal tersebut). Terima kasih



PusbinJFA :

 


Dalam peraturan kepegawaian PNS tidak diatur tentang penyetaraan antara Jabatan Fungsional Auditor dengan jabatan struktural karena pada hakekatnya 2 jabatan tersebut berbeda dalam uraian tugas jabatannya. Sehingga dalam jabatan Fungsional Auditor belum ada kesetaraan antar jabatan fungsional dengan jabatan struktural.


 

Kamis, 21 Januari 2016 / 17:11:13
User Supriyanta ( supriyanta@icloud.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Siak | Siak Sri Indrapura | Provinsi Riau
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : Angka kredit kedaluwarsa

Apabila terdapat sub unsur angka kredit yang belum diusulkan dalam Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK), apakah boleh diusulkan dalam DUPAK periode berikutnya ? Berapa semester sub unsur angka kredit dikategorikan kedaluwarsa, dan apa dasar hukumnya ? Terima kasih atas penjelasannya.



PusbinJFA :

 


Sesuai dengan peraturan, kewajiban Auditor untuk mengumpulkan Daftar usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) adalah setiap semester. Untuk kegiatan kegiatan pada 1 Januari s.d. 30 Juni diusulkan pada minggu ke-2 bulan Juli sedangkan kegiatan pada 1 Juli s.d. 31 Desember diusulkan pada minggu ke-2 bulan Januari. Sehingga kegiatan yang tidak diusulkan pada periode yang bersangkutan, maka pada semester berikutnya dianggap telah kadaluwarsa. Peraturan tentang penilaian angka kredit ini silahkan Saudara pelajari pada Peraturan Kepala BPKP Nomor: KEP-708/K/JF/2009 tentang Penilaian dan Penetapan Angka Kredit dan Peraturan Kepala BPKP Nomor: Kep-511/K/JF/2010 tentang Prosedur Baku (SOP) Penilaian dan Penetapan Angka Kredit.


 

Rabu, 20 Januari 2016 / 17:34:53
User Rachmawati ( rachmawati_sandjadirdja@yahoo.co.id )
Pemerintah Kabupaten Serang | Serang | Provinsi Banten
Kategori : Kediklatan Topik : Apa benar mengikuti diklat penjenjangan harus 1 (satu) tahun dulu menjadi auditor

Assalamualaikum Saya Rachma dari Inspektorat Kabupaten Serang, Saya diangkat menjadi Auditor pertama TMT 8 Mei 2015 dan jumlah PAK saya terakhir (Jan-Jun 2015) 176.260. Benarkah saya tidak bisa diusulkan mengikuti diklat penjenjangan auditor muda dikarenakan belum 1 (satu) tahun menduduki jabatan sebagai Auditor??



PusbinJFA :

Persyaratan bagi calon peserta Diklat penjenjangan Auditor Muda  yang sudah diangkat dalam jabatan Auditor adalah selain diusulkan oleh Pimpinan juga harus mempunyai angka kredit kumulatif minimal 175 dan sertifikat kelulusan diklat Auditor Pertama/Pembentukan Auditor Ahli. Tidak ada persyaratan lamanya waktu pada jabatan untuk dapat mengikuti diklat bagi JFA, sehingga jika Saudari telah mempunyai angka kredit  176,260 dan telah lulus diklat Pembentukan Auditor Ahli, maka saudari dapat diusulkan untuk mengikuti diklat penjenjangan Auditor Muda. Jika Saudara lulus diklat penjenjangan Auditor Muda, maka untuk kenaikan jabatannya,   selain sertifikat kelulusan Diklat Penjenjangan Auditor Muda dan angka kredit kumulatif minimal (termasuk komposisi dan  delta pengembangan profesi untuk kenaikan jabatan), juga disyaratkan minimal 1 tahun telah menduduki  jabatan Auditor Pertama.

Rabu, 20 Januari 2016 / 10:50:05
User A. Silawi ( silawi1977@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Bengkulu Utara | arga makmur | Provinsi Bengkulu
Kategori : Ke-JFA-an Topik : PAK CPNS Formasi Auditor

Ass. wr. wb. Bapak/Ibu, saya dari Inspektorat Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, mau bertanya hal-hal sbb :


1. CPNS Formasi Auditor tetapi belum mengikuti Diklat JFA apakah sudah harus membuat DUPAK?


2. CPNS Formasi Auditor untuk diangkat menjadi auditor apakah harus diklat JFA?


3. Untuk Auditor yang golongan IV/b ke atas untuk PAK nya ditetapkan oleh pusat, jadi apa saja yang harus dipersiapkan oleh Auditor dan Instansi Asal? terima kasih



PusbinJFA :

 


1.        Pengumpulan DUPAK adalah kewajiban bagi PNS yang sudah diangkat sebagai Auditor.  Untuk mengikuti Diklat Sertifikasi bagi CPNS tidak ada persyaratan angka kredit.


2.        Persyaratan pengangkatan dalam JFA  bagi CPNS untuk formasi Auditor, disebut pengangkatan pertama,  diusulkan oleh PPK/Pimpinan Unit Kerja dengan dilampiri dokumen:


-       Fotokopi SK CPNS


-       Fotokopi SK PNS


-       Fotokopi Ijazah terakhir yang telah diakui secara kedinasan


-       Fotokopi DP3 atau SKP


-       Fotokopi Sertifikat Kelulusan Prajabatan


-       Fotokopi Sertifikat Mengikuti Diklat Pembentukan


-       Daftar Penugasan/DUPAK (Dokumen Penugasan, dokumen hasil kegiatan, dokumen lainnya sejak CPNS)


Sedangkan bagi CPNS yang formasinya Auditor, namun telah naik pangkat/jabatan atau pernah ditempatkan di SKPD selain Inspektorat maka persyaratannya adalah:


-       Fotokopi SK CPNS


-       Fotokopi SK PNS


-       Fotokopi Ijazah terakhir yang telah diakui secara kedinasan


-       Fotokopi DP3 atau SKP


-       Fotokopi Sertifikat Kelulusan Prajabatan


-       Fotokopi Sertifikat Kelulusan Diklat Pembentukan


-       Daftar Penugasan/DUPAK (Surat penugasan, dokumen hasil kegiatan, dan dokumen lainnya sejak ditempatkan di Inspektorat)


-       Usia maksimumnya 50 Tahun.


 


3.        Untuk Auditor Madya Golongan IV B, harus membuat DUPAK yang disampaikan kepada Tim Penilai Pusat yang sekretariatnya ada di Pusbin JFA. Pejabat Pengusul (Inspektur) mengirimkan DUPAK Auditor Madya Golongan IV b dengan alamat


 


Kepala Pusbin JFA


Gedung BPKP Pusat Lantai 11


Jln Pramuka No. 33


Jakarta Timur



DUPAK harus dilengkapi dengan SPMK, LAK, SPMK setiap kegiatan, dengan dilampiri dengan Surat Penugasan, Dokumen Hasil dan dokumen lainnya.


 

Rabu, 20 Januari 2016 / 09:44:51
User novi ( novi_arch@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Sumenep | Sumenep | Provinsi Jawa Timur
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : penetapan angka kredit

selamat pagi, saya mau menanyakan perihal penentuan angka kredit awal. Saat ini saya staf inspektorat dengan posisi golongan III b, pendidikan terakhir S2 dan sudah diakui secara kedinasan, serta sudah 7 tahun di Inspektorat. Saya sudah mengikuti Diklat Bulan Oktober 2015 serta Ujian Sertifikasi JFA Bulan November 2015. Sampai saat ini masih belum ada pengumuman kelulusan. yang saya tanyakan : 1. Bulan April 2016 saya kenaikan pangkat ke III c, bagaimana dengan penentuan PAK saya? apakah pengumuman kelulusan ujian JFA langsung berbarengan dengan penentuan PAK saya? ataukah hanya berupa sertifikat kelulusan JFA tanpa nilai PAK? 2. Berapa PAK yang nantinya saya dapatkan? apakah pengalaman/ surat tugas saya selama di Inspektorat akan diperhitungkan? karena dari awal pengangkatan saya sudah ditugaskan di Inspektorat. 3. Saya berencana mendaftarkan sertifikat saya untuk jadi auditor setelah kenaikan pangkat saya menjadi III c, mengingat Maret/April 2016 sudah dekat dan sudah pemberkasan. Bagaimana dengan penentuan PAK saya? apakah ada pengaruhnya dengan PAK saya jika mendaftar setelah III c? terima kasih.



PusbinJFA :

 


1.        Untuk kenaikan pangkat bulan April, jika saudara belum diangkat dalam  JFA, maka kenaikan pangkat bisa dilaksanakan dengan kenaikan pangkat secara reguler. Kenaikan pangkat secara reguler, tidak memerlukan perhitungan angka kredit. Pengumuman kelulusan ujian bulan November sdh diumumkan Silahkan mengunjungi Website Pusbin JFA di bagian ujian JFA dengan memasukkan NIP Saudara.


2.        Jika telah diangkat sebagai auditor, maka  kenaikan pangkat ke III/c harus memenuhi syarat angka kredit minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi baik kumulatif maupun komposisi dan penjenjangan serta delta pengembangan profesinya. Oleh karena kenaikan pangkat ke III/c tersebut juga diiringi dengan kenaikan jabatan, maka selain terpenuhi syarat angka kredit juga harus mempunyai sertifikat lulus Diklat Penjenjangan Auditor Muda. Kenaikan pangkat yang disertai dengan kenaikan jabatan   maka kenaikan jabatan harus ditentukan terlebih dahulu baru kepangkatannya.


3.        Untuk menentukan besarnya angka kredit pada saat pengangkatan ditentukan oleh surat tugas melaksanakan pengawasan dan kegiatan lainnya yang telah Saudara laksanakan selama ditempatkan di Inspektorat. Penentuan jabatan yang akan Saudara duduki dalam JFA, dipengaruhi oleh jumlah angka kredit yang dihitung pada saat pengajuan persetujuan teknis dan sertifikasi kelulusan ujian JFA yang dimiliki.


4.        Prosedur untuk dapat diangkat dalam JFA, harus diusulkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian/Pimpinan APIP  kepada Instansi Pembina Kepala BPKP dengan alamat :


 


Kepala BPKP u.p. Kepala Pusbin JFA


Gedung BPKP Pusat Lantai 11


Jln Pramuka No. 33


Jakarta Timur


 


Format surat usulan persetujuan teknis, bisa dilihat dalam Lampiran Peraturan Kepala BPKP Nomor: KEP-709/K/JF/2009.


Surat usulan persetujuan teknis pengangkatan  dalam JFA dilampiri dengan dokumen sebagai berikut:


-       Fotokopi SK CPNS


-       Fotokopi SK PNS


-       Fotokopi Ijazah terakhir yang telah diakui secara kedinasan


-       Fotokopi DP3 atau SKP


-       Fotokopi Sertifikat Kelulusan Prajabatan


-       Fotokopi Sertifikat Kelulusan Diklat Pembentukan


-       Daftar Penugasan/DUPAK (Surat penugasan, dokumen hasil kegiatan, dan dokumen lainnya sejak ditempatkan di Inspektorat)


Usia maksimum 50 Tahun.


 


Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus
 

Konsultasi

Layanan untuk APIP yang ingin berkonsultasi seputar Jabatan Fungsional Auditor
Konsultasi
 
 

Galeri

Galeri foto kegiatan-kegiatan Pusbin JFA
Galeri Foto
 

Profil

Data Auditor BPKP, APIP Pusat, dan APIP Daerah Per Agustus 2015
Profil Auditor APIP 2015
 

Laporan Kinerja

Laporan Kinerja Pusbin JFA Tahun 2014
LAKIP 2014