Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Selasa, 07 Pebruari 2017 / 15:06:05
User Endah ( echasay@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Blora | Blora | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : - Pengangkatan ke dalam JFA Topik : Alih Jabatan dari Struktural ke Fungsional JFA

Saya pejabat struktural IVa ingin beralih ke JFA , apa syarat2 yang harus saya ajukan : Golongan IVa sdh tidak naik pangkat selama 8 th. Di Instansi saya ditunjuk sebagai kepala SPI di RSU, apakah saya bisa mengajukan Diklat JFA dan Ikut Ujian Setifikasi JFA ?.Apabila saya bisa beralih ke JFA , saya memulai jabatan Auditor apa?



PusbinJFA :



Kenaikan pangkat dari III/b (Auditor Pertama) ke pangkat III/c merupakan kenaikan pangkat untuk jabatan yang lebih tinggi (Auditor Muda).  Untuk naik pangkat dalam jabatan yang lebih tinggi, maka kenaikan jabatannya harus ditetapkan terlebih dahulu, sehingga  Saudara harus lulus terlebih dahulu sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat, baik kumulatif, komp[isisi unsur utama  dan unsur penunjang, dan angka kredit penjenjangan, pengawasan  serta delta pengembangan profesi (Lihat lampiran V,VI.VII Per Men PAN Nomor PER-220/M.PAN/7/2008).


Sehingga dalam permasalahan di atas, Saudara harus terlebih dahulu lulus diklat sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit tersebut, kemudian dinaikkan jabatannya dulu baru kemudian pada April atau Oktober naik pangkat.


Jika sampai dengan 4 (empat) tahun angka kredit telah tercukupi untuk kenaikan pangkat namun Saudara belum lulus  atau belum tersedia formasi  untuk jabatan Auditor Muda, maka agar tidak dibebaskan sementara Saudara harus mengumpulkan angka kredit minimal dalam 2 (dua)  tahun sebesar 15 (lima belas) dari sub unsur pengawasan termasuk diantaranya 1 (satu) dari sub unsur pengembangan profesi.


Senin, 06 Pebruari 2017 / 19:05:30
User Junita ( junitamaria13@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Alor | Kalabahi | Provinsi Nusa Tenggara Timu
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Angka Kredit Minimal

Saya Auditor Pertama Gol. III/b. Angka Kredit per 31 Desember 2016 adalah 205,494. Berapa AK minimal agar saya dapat naik pangkat III/c dan naik jabatan sebagai ketua tim. Apakah Saya bisa mengusulkan kenaikan pangkat dan jabatan untuk periode Oktober 2017?



PusbinJFA :



Kenaikan pangkat dari III/b (Auditor Pertama) ke pangkat III/c merupakan kenaikan pangkat untuk jabatan yang lebih tinggi (Auditor Muda).  Untuk naik pangkat dalam jabatan yang lebih tinggi, maka kenaikan jabatannya harus ditetapkan terlebih dahulu, sehingga  Saudara harus lulus terlebih dahulu sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat, baik kumulatif, komp[isisi unsur utama  dan unsur penunjang, dan angka kredit penjenjangan, pengawasan  serta delta pengembangan profesi (Lihat lampiran V,VI.VII Per Men PAN Nomor PER-220/M.PAN/7/2008).


Sehingga dalam permasalahan di atas, Saudara harus terlebih dahulu lulus diklat sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit tersebut, kemudian dinaikkan jabatannya dulu baru kemudian pada April atau Oktober naik pangkat.


Jika sampai dengan 4 (empat) tahun angka kredit telah tercukupi untuk kenaikan pangkat namun Saudara belum lulus  atau belum tersedia formasi  untuk jabatan Auditor Muda, maka agar tidak dibebaskan sementara Saudara harus mengumpulkan angka kredit minimal dalam 2 (dua)  tahun sebesar 15 (lima belas) dari sub unsur pengawasan termasuk diantaranya 1 (satu) dari sub unsur pengembangan profesi.


Senin, 06 Pebruari 2017 / 08:35:09
User SUNDARI ( soendariss@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Selayar | Selayar | Provinsi Sulawesi Selatan
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Hambatan untuk masuk ke dalam JFA

Apakah bisa ada surat dari Pusbin semacam perintah kepada Bupati untuk menerbitkan SK Pengangkatan ke dalam JFA?? karena setelah ada persetujuan pengangkatan ke dalam JFA dari Pusbin tidak ada realisasi dari pihak Pemda yang ada malah memindahkan saya sebagai calon auditor ke jabatan staf pada kelurahan. Mohon Solusi atas masalah ini, sbelumnya saya ucapkan terima kasih.



PusbinJFA :



Pengangkatan, mutasi, pemberhentian dari dan ke dalam suatu jabatan adalah kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini Bupati. BPKP selaku Instansi Pembina Jabatan Fungsional Auditor tidak mempunyai kewenangan untuk memerintahkan Kepala Daerah selaku Pejabat Pembina Kepegawaian untuk melakukan pengangkatan dalam JFA. Pesetujuan teknis untuk pengangkatan dalam JFA diberikan untuk PNS yang akan diangkat dalam JFA setelah memenuhi persyaratan atas usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian atau Pimpinan unit kerja.


Ketika mengusulkan diharapkan ada komitmen untuk mengangkat dan terdapat  kepastian bahwa pejabat yang mengusulkan  sudah melakukan seleksi minat, potensi dan kinerja PNS yang diusulkan. Untuk permasalahan Saudara, sebaiknya Saudara berkonsultasi ke pimpinan unit kerja, BKD  dan Inspektur. Saudara dapat mengajukan permohonan untuk mutasi ke Inspektorat dan selanjutnya diusulkan untuk diangkat dalam JFA jika surat persetujuan teknis masih berlaku, mengingat Saudara telah diberikan rekomendasi teknis dari Kepala BPKP.


Senin, 06 Pebruari 2017 / 07:58:17
User Darindra Wisye Ardhita ( wisye2205@gmail.com )
Perwakilan BPKP Prov. Sultra | Kendari | Provinsi Sulawesi Tenggara
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : Penetapan Angka Kredit untuk Pendidikan Profesi Akuntansi

Semangat Pagi Saya Auditor Ahli Pertama pengangkatan per 1 Februari 2014. saya telah memiliki Gelar Akuntan pada tahun 2012 apakah saya bisa mengajukan angka kredit utk Pendidikan Profesi Akuntan saya pada Dupak Semester II tahun 2016? Mohon bimbingannya Terima kasih



PusbinJFA :



Untuk penilaian atas gelar profesi yang belum dinilai angka kreditnya, sepanjang Tim Penilai Angka Kredit dapat meyakini bahwa gelar profesi tersebut belum dinilai angka kreditnya, maka gelar profesi tersebut dapat  diusulkan penilaian angka kreditnya.


Sabtu, 04 Pebruari 2017 / 22:13:12
User Yulli Stya Palupi ( palupi.27.ysp@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kota Lubuk Linggau | Lubuklinggau | Provinsi Sumatera Selatan
Kategori : - Pengangkatan ke dalam JFA Topik : Mekanisme Pengangkatan ke dalam JFA

Saya diterima sebagai cpns pada tahun 2011 dalam formasi auditor dan ditempatkan di Inspektorat dalam golongan II.c (Pengatur) dan Ijazah DIII. Saat itu saya sudah melaksanakan tugas-tugas pengawasan dengan posisi belum diangkat sebagai auditor. TMT 1 April 2015 saya naik pangkat kedalam golongan III.a (Penata Muda) melalui Penyesuaian Ijazah S1. Pada September 2016 saya mengikuti diklat pembentukan auditor ahli dan lulus sertifikasi JFA periode november 2016. Sekarang saya sedang menyiapkan berkas usulan pengangkatan kedalam JFA, yang ingin saya tanyakan yaitu : 1. Melalui mekanisme apa pengangkatan kedalam jfa yang saya ajukan (pengangkatan pertama atau perpindahan), mengingat sudah pernah mengalami mutasi pangkat 2. Berkas apa saja yang harus saya persiapkan? khususnya untuk surat tugas pengawasan, apakah dikumpulkan sejak dari CPNS atau dari pangkat III.a saja ? 3. Perlu atau tidak, pada saat pengajuan berkas usul pengangkatan ke dalam JFA melampirkan Surat Pernyataan Melaksanakan Kegiatan Pengawasan mengingat saya bingung menetukan angka kredit untuk surat tugas pengawasan 2011 s.d 2014 (apakah angka kredit auditor terampil atau auditor ahli) dengan kondisi saat itu saya masih pangkat II.c Mohon untuk dijawab, terima kasih



PusbinJFA :



1.  Pengangkatan dengan posisi seperti Saudara saat ini adalah pengangkatan melalui prosedur perpindahan.


2.  Dokumen yang harus disiapkan adalah:


a.    Fotokopi Ijazah terakhir yag telah diakui secara kedinasan;


b.    Fotokopi SK CPNS;


c.    Fotokopi SK Pangkat terakhir;


d.    Fotokopi DP3/SKP tahun terakhir;


e.    Fotokopi Sertifikat Lulus minimal Pembentukan Auditor Ahli/Terampil;


f.     Daftar penugasan (rekapitulasi penugasan) dan soft copy daftar penugasan, yang disertai dengan  dokumen penugasan (surat tugas, nota dinas, disposisi), dokumen hasil pengawasan (LHP), sertifikat (diklat, workshop, seminar dsb) sejak ditempatkan di Inspektorat.


3.  Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas  Pengawasan tidak perlu dilampirkan karena perhitungan angka kredit akan dilakukan oleh Pusbin JFA.



Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus