Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Jum'at, 08 Juni 2007 / 13:01:22
User Tjipto P. Nugroho, Ak. ( tjiptopn@yahoo.com )
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan | Surabaya | Provinsi Kalimantan Timur
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Prosedur Keberatan
Seringkali DUPAK yang kami ajukan kepada Tim Penilai tidak sepenuhnya disetujui. Apabila alasan pencoretan yang disampaikan tim penilai masuk diakal, mungkin kami dapat menerima.

Akan tetapi, apabila pencoretan DUPAK tidak berdasarkan alasan yang tepat, kami tidak mengetahui adakah prosedur baku penyampaian keberatan atas hasil penilaian tim penilai. Bagaimana menyampaikan ketidakpuasan hasil kerja tim penilai itu.

PusbinJFA :
Pada dasarnya dalam melakukan penilaian angka kredit telah mendasarkan pada ketentuan yang berlaku, namun demikian masing-masing anggota tim penilai terkadang masih mempunyai persepsi yang berbeda-beda sehingga dalam mengambil keputusan dalam penilaian juga bisa berbeda pula.

Namun sesuai dengan Pasal 18 ayat (1) KepMenPAN Nomor 19/1996 bahwa Keputusan Pejabat yang berwenang Menetapkan Angka Kredit (PBMAK) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) tidak dapat diajukan keberatan.
Jum'at, 08 Juni 2007 / 08:46:53
User tubagus syah putra ( tubagus_sp@yahoo.com )
Perwakilan BPKP Prov. Sumut | Medan | Provinsi Sumatera Utara
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : pemberian angka kredit setelah lulus UPI
Saya telah mengikuti UPI Tk III periode Nop 2006 dan telah lulus serta memperoleh sertifikat kelulusan. Saat ini saya berada pada golongan III-a tmt 1-10-2005 dgn angka kredit per 31 Juni 2006 (sesuai SK PAK)adalah 137,4488 (blm memasukkan angka kredit ijazah UPI). Pertanyaan saya adalah :
1. Berapakah angka kredit yang saya peroleh atas ijazah UPI yang saya terima untuk pengajuan DUPAK per 30-6-2007?
2. Apakah saya dapat naik pangkat ke gol. III-b per 1-10-2007 ini, mengingat angka kredit minimal ke III-b adalah 150, dan delta perolehan angka kredit pd unsur pengembangan profesi saya telah mencukupi.
Demikian saya sampaikan atas jawabannya diucapkan banyak terima kasih.

PusbinJFA :
1. Peningkatan pendidikan/UPI Tk. III akan diberikan angka kredit sebesar 40 jika sebelumnya pendidikan terakhir yang sudah diakui adalah D3. Besaran tambahan angka kredit selengkapnya lihat di Peraturan Kepala BPKP Nomor: PER-1275/K/2006 tentang Juknis Permenpan Nomor: PER/60/M.PAN/6/2005.

2. Anda benar bahwa untuk naik ke III/b angka kredit minimal 150. Namun berdasarkan Peraturan Kepala BPKP Nomor: PER-727/K/2007 tanggal 29 Mei 2007, kenaikan pangkat juga dipersyaratkan paling rendah 75% (tujuh puluh lima persen) angka kredit unsur utama harus berasal dari unsur pengawasan dan pengembangan profesi. Cara perhitungan komposisi angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan dan contohnya dapat dilihat dalam peraturan tersebut.

Peraturan tersebut di atas dapat Anda download dari website BPKP laman Pusbin JFA.

Jum'at, 08 Juni 2007 / 06:55:44
User Nanang Priyatna ( nanang_sak@yahoo.com )
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan | Banda Aceh | Provinsi Nangroe Aceh Darussalam
Kategori : Ke-JFA-an Topik : PAK Terakhir
1. Saya belum menerima PAK terakhir, per kapan dan berapa nilainya, dapatkah Pusbin memberi info dimaksud dan memberi sy copy PAK tersebut?

2. Jika setelah PAK terbit, sy menemukan ST yang belum dilaporkan untuk periode sebelumnya, bisakah ST tersebut sy laporkan dalam DUPAK berikutya?

Trims.

PusbinJFA :
1. Sesuai data yang ada di Pusbin JFA, tidak ada DUPAK a.n. Nanang Priyatno NIP 740001536. Perlu diketahui penilaian di Pusbin JFA (Tim Penilai Angka Kredit Terpusat) untuk Auditor Ahli Madya, Golongan IV/a ke atas.

2. Atas ST yang belum dilaporkan pada periode sebelumnya, dapat diajukan dalam DUPAK berikutnya sepanjang tidak melebihi HP maksimal tahun ybs (237 HP) dan tidak melebihi satu tahun periode penilaian.
Rabu, 06 Juni 2007 / 09:23:44
User nurhalim, se ( idah5@plasa.com )
Perwakilan BPKP Prov. Jambi | Jambi | Provinsi Jambi
Kategori : - Lain-lain Topik : Mutasi dari PFA ke TU
Pada bulan Nopember 2005 saya ikut tes ujian pembentukan Auditor Ahli di Ciawi saya lulus dan mengikuti diklat selama kurang lebih 35 hari, kemudian saya mengikuti tes ujian sertifikasi pembentukan auditor ahli sampai 4 kali hasilnya saya tidak lulus yang saya mau tanyakan :
1. Bagaimana status saya apakah masih diperankan sebagai pfa atau langsung ke TU.
2. Kalau ke TU apakah saya langsung dikembalikan ke unit asal saya di BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan atau mengajukan permohonan pindah.
Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.


PusbinJFA :
1. Peserta yang dinyatakan Tidak Lulus masih diberikan kesempatan untuk mengikuti diklat kembali sepanjang diusulkan oleh pimpinan unit.
2. Pengunduran diri sebagai PFA diajukan ke Sesma melalui Kepala Perwakilan ybs. Diterima atau tidaknya pengunduran diri tsb tergantung kebutuhan organisasi.
Rabu, 06 Juni 2007 / 06:52:29
User Kiki Asmaeni ( qqmaniest2000@yahoo.com )
Perwakilan BPKP Prov. Sulut | Manado | Provinsi Sulawesi Utara
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Pengangkatan Pertama Kedalam JFA
Persyaratan untuk diangkat ke dalam JFA untuk pertama kalinya selain lulus sertifikasi JFA?


PusbinJFA :
Berdasarkan Peraturan Kepala BPKP Nomor : PER 1275/K/JF/2006 tanggal 31 Oktober 2006 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/60/M.PAN/6/2005 tentang Perubahan Atas Ketentuan Lampiran I dan atau II Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya Untuk Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah dinyatakan bahwa Pengangkatan Pertama adalah pengangkatan PNS ke dalam jabatan fungsional auditor melalui formasi CPNS.

Sesuai dengan ketentuan di atas pada pengangkatan pertama dipersyaratkan memiliki angka kredit dari unsur pengawasan sekurang-kurangnya 3 (tiga) angka kredit untuk jenjang trampil dan 10 (sepuluh) angka kredit untuk jenjang ahli, sedangkan jabatan fungsional auditor ditetapkan sesuai dengan sertifikat tanda lulus yang dimiliki.

Angka kredit yang digunakan sebagai dasar untuk pengangkatan pertama auditor trampil atau ahli adalah PAK yang perhitungannya menggunakan satuan angka kredit sesuai dengan jenjang jabatan yang akan didudukinya.

Angka kredit kumulatif yang dipergunakan sebagai dasar pengangkatan pertama ditetapkan oleh tim penilai berdasarkan DUPAK yang disiapkan oleh calon auditor dan diusulkan oleh Pejabat Pengusul kepada Pejabat Yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit. Angka kredit tersebut diperoleh selain dari unsur pendidikan, juga didapat dari tugas–tugas di bidang pengawasan, pengembangan profesi maupun kegiatan penunjang, antara lain :
- Mengikuti diklat prajabatan
- Mengikuti dan Lulus Sertifikasi Pembentukan Auditor
- Melaksanakan tugas audit/pengawasan lainnya
- Mengikuti Pelatihan di Kantor Sendiri (PKS)
- Mengikuti seminar dalam bidang pengawasan

Persyaratan selengkapnya untuk pengangkatan ke dalam JFA dapat dilihat pada Peraturan Kepala BPKP Nomor : PER 1275/K/JF/2006 tanggal 31 Oktober 2006 yang dapat Anda download dari website www.bpkp.go.id pada halaman Pusbin JFA (Menu : Ketentuan JFA).

Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus