Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Selasa, 14 Pebruari 2017 / 13:24:59
User Adi Indra Permana ( permanaadi45@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara | Tenggarong | Provinsi Kalimantan Timur
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Diklat Penjenjangan Ketua Tim Auditor Muda

Assalamualaikum wr.wb.......Selamat siang pihak Pusbin BPKP, ijin menanyakan terkait diklat penjenjangan Ketua Tim naik ke Muda, sudah terlambat saya tidak bisa naik pangkat ke muda dan memasuki masa kritis, dikarenakan belum ikut diklat ketua Tim, padahal angka kredit cukup.........kapan ada jadwal diklat ketua Tim



PusbinJFA :



Waalaikum salam Wr. Wb. 


Untuk mengetahui jadwal diklat Auditor Muda dapat dilihat pada kalender diklat yang dapat didownload pada website Pusdiklatwas BPKP. Selanjutnya Pimpiman APIP perlu mengusulkan Saudara ke Pusbin JFA BPKP untuk mengikuti Diklat JFA dengan melengkapi persyaratan serta meng up-load ke aplikasi registerasi online diklat JFA di  pusbinjfa@bpkp.go.id.


Senin, 13 Pebruari 2017 / 10:07:03
User YAHYA A. HARUN ( harunyahya68@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Gorontalo | limboto | Provinsi Gorontalo
Kategori : - Lain-Lain Topik : tentang pengangkatan kembali kedalm JFA

Salam, Saya APIP yang dibebaskan dari JFA karena mendapat SK Struktural mejnadi Inspektur Pembantu Bidang Aparatur pada Thn 2009, Pada Bln Desember 2016 diangkat kembali menjadi Auditor Madya (Punya Sertifikat Dalnis thn 2012), pertanyaan saya a.l; 1. Apakah sy sudah bisa menerima SK yg diterbitkan oleh Penjabat pembina kepegawaian dlm hal Bupati. 2. Bagaimana perolehan angka kredit saya selama menjadi Irban. (sebagai Info bahwa saya tetap melaksanakan tugas pengawasan dan mempunyai SK pembebasan sementara dr JFA) Mohon penjelasannya.



PusbinJFA :



1.      Untuk dapat diangkat kembali menjadi Auditor maka harus  meminta rekomendasi terlebih dahulu dari Instansi Pembina JFA yaitu dari Kepala BPKP dengan mengusulkan persetujuan teknis dari Pejabat Pembina Kepegawaian atau minimal Pimpinan Unit APIP (Inspektur) yang disampaikan kepada Kepala BPKP.


Pengiriman surat usulan disampaikan kepada


Kepala BPKP


Up Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor


Gedung BPKP Pusat Lantai 11


Jalan Pramuka Nomor 33 Jakarta Timur.


 


Setelah rekomendasi diterbitkan  oleh Kepala BPKP baru Pejabat Pembina Kepegawaian menerbitkan SK Pengangkatan ke dalam JFA .


 


2.      Perolehan angka kredit untuk pengangkatan kembali, dapat diberikan 2 (dua) opsional untuk perhitungannya, yaitu :


-       Dihitung dari angka kredit pada saat pembebasan sementara ditambahkan  dengan angka kredit yang dihitung berdasarkan surat penugasan yang dilaksanakan selama dalam masa pembebasan sementara (sebagai pejabat struktural)


-       Dihitung dari angka kredit pada saat pembebasan sementara ditambahkan  dengan  angka kredit  yang diberikan sebesar 500 (lima ratus) jam persemester  untuk angka kredit pengawasan dan pengembangan profesi jika Saudara kesulitan mengumpulkan dokumen penugasan selama menjabat sebagai pejabat struktural.


Perhitungan angka kredit tersebut akan ditetapkan dalam persetujuan teknis yang diberikan oleh Kepala BPKP.


Senin, 13 Pebruari 2017 / 08:39:41
User Sri Murtono ( srimurtono@ugm.ac.id )
Lain-lain | Yogyakarta | Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Kategori : - Pengangkatan ke dalam JFA Topik : Apakah peserta diklat JFA hanya untuk PNS

Di Instansi kami ada auditor tetapi Non PNS, jika ingin menjadi auditor apakah bisa ikut diklat yang diadakan oleh BPKP? jika ada dimana dan kapan diklat tsb ada.



PusbinJFA :



1.  Salah satu persyaratan untuk dapat diangkat dalam jabatan fungsional  Auditor adalah sudah diangkat sebagai PNS. Sehingga jika terdapat pegawai yang Non-PNS, maka yang bersangkutan tidak bisa diangkat dalam JFA.


2.  Sertifikasi JFA yang diselenggarakan oleh Pusdiklatwas BPKP diperuntukkan bagi Auditor dan Calon Auditor sebagai persyaratn untuk diangkat atau memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan. Bagi pegawai Non PNS yang ditugaskan melaksanakan pengawasan, tidak perlu untuk mengikuti diklat sertifikasi JFA, namun untuk pemenuhan kompetensi dapat mengikuti diklat teknis substantif pengawasan yang diselenggarakan oleh Pusdiklatwas BPKP. Untuk mengetahui jadwal diklat teknis substantif pengawasan  dapat dilihat pada kalender diklat tahun 2017 pada website Pusdiklatwas BPKP.


 


Kamis, 09 Pebruari 2017 / 18:04:25
User henri perangin-angin ( enribangun@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Labuhan Batu | Rantauprapat | Provinsi Sumatera Utara
Kategori : Ke-JFA-an Topik : wadah untuk keluhan di daerah

Adakah wadah untuk APIP di daerah untuk menyampaikan keluh kesah jika ada kendala dalam pengangkatan ke dalam JFA?



PusbinJFA :



Wadah secara formal untuk menyampaikan keluh kesah tidak ada  karena untuk pengangkatan, mutasi jabatan/pangkat dan pemberhentian dari jabatan merupakan kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian. Namun jika terdapat kendala dalam pengangkatan ke dalam JFA, atau  seputar penerapan  peraturan JFA dapat disampaikan pada media  tanya jawab ini atau melalui surat dari Pimpinan APIP  kepada Pusbin JFA atau ke Perwakilan BPKP setempat.


Selasa, 07 Pebruari 2017 / 15:06:05
User Endah ( echasay@gmail.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Blora | Blora | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : - Pengangkatan ke dalam JFA Topik : Alih Jabatan dari Struktural ke Fungsional JFA

Saya pejabat struktural IVa ingin beralih ke JFA , apa syarat2 yang harus saya ajukan : Golongan IVa sdh tidak naik pangkat selama 8 th. Di Instansi saya ditunjuk sebagai kepala SPI di RSU, apakah saya bisa mengajukan Diklat JFA dan Ikut Ujian Setifikasi JFA ?.Apabila saya bisa beralih ke JFA , saya memulai jabatan Auditor apa?



PusbinJFA :



Kenaikan pangkat dari III/b (Auditor Pertama) ke pangkat III/c merupakan kenaikan pangkat untuk jabatan yang lebih tinggi (Auditor Muda).  Untuk naik pangkat dalam jabatan yang lebih tinggi, maka kenaikan jabatannya harus ditetapkan terlebih dahulu, sehingga  Saudara harus lulus terlebih dahulu sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat, baik kumulatif, komp[isisi unsur utama  dan unsur penunjang, dan angka kredit penjenjangan, pengawasan  serta delta pengembangan profesi (Lihat lampiran V,VI.VII Per Men PAN Nomor PER-220/M.PAN/7/2008).


Sehingga dalam permasalahan di atas, Saudara harus terlebih dahulu lulus diklat sertifikasi Auditor Muda dan tercukupi angka kredit tersebut, kemudian dinaikkan jabatannya dulu baru kemudian pada April atau Oktober naik pangkat.


Jika sampai dengan 4 (empat) tahun angka kredit telah tercukupi untuk kenaikan pangkat namun Saudara belum lulus  atau belum tersedia formasi  untuk jabatan Auditor Muda, maka agar tidak dibebaskan sementara Saudara harus mengumpulkan angka kredit minimal dalam 2 (dua)  tahun sebesar 15 (lima belas) dari sub unsur pengawasan termasuk diantaranya 1 (satu) dari sub unsur pengembangan profesi.



Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus