Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Jum'at, 22 Pebruari 2008 / 12:30:20
User Tri Sugiartini ( trisugiartini@bappenas.go.id )
Inspektorat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional | Jakarta | Provinsi DKI Jakarta
Kategori : - Pengangkatan ke dalam JFA Topik : Prosedur JFA
Bagaimana caranya agar seorang PNS yang bekerja pada inspektorat LPND diangkat menjadi JFA? Meski di LPND tersebut belum memiliki jalur JFA. Terima Kasih.

PusbinJFA :
Mekanisme pengangkatan ke dalam Jabatan Fungsional Auditor untuk seorang PNS adalah melalui mekanisme pengangkatan perpindahan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk pengangkatan perpindahan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepala BPKP Nomor: Per-727/K/JF/2007 sesuai dengan jenjang jabatan yang akan didudukinya.

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah ”Telah memperoleh persetujuan dari Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan untuk diangkat ke dalam jabatan fungsional auditor”

Untuk mendapatkan persetujuan Kepala BPKP tersebut maka Kepala/Pimpinan Unit Organisasi Pengawasan (serendah-rendahnya eselon II) harus mengajukan Surat Usulan Persetujuan Pengangkatan ke Dalam JFA dan disampaikan kepada Kepala BPKP melalui Pusat Pembinaan JFA, dengan dilampiri dokumen yang terdiri dari:

1. Surat Usulan Persetujuan Pengangkatan ke Dalam JFA;
2. Daftar nama PNS yang diusulkan untuk diangkat ke dalam JFA ; dan
3. Dokumen pendukung sesuai mekanisme pengangkatan

Kelengkapan dokumen pengusulan tersebut mengacu pada Surat Kepala Pusbin JFA Nomor S - 637/JF/1/2007 tanggal 13 Maret 2007 tentang Kelengkapan Dokumen dalam Pengajuan Usulan Persetujuan Pengangkatan ke Dalam Jabatan Fungsional Auditor (JFA).

Kedua peraturan tersebut dapat Saudari unduh dari website BPKP pada link http://www.bpkp.go.id/index.php?idunit=8&idpage=261.

Untuk informasi lebih lanjut Saudari dapat menghubungi Pusbin JFA di nomor telepon (021) 85910031 ext. 1112 (Kasubbid Program).
Jum'at, 22 Pebruari 2008 / 05:22:43
User joko triyono ( joko_bwsmgl@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kota Magelang | Magelang | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : - Kenaikan jabatan dan pangkat PFA Topik : Kenaikan Pangkat bagi PFA Pengangkatan Pertama
Saya diangkat CPNS TMT 1 Januari 2005 Pangkat/Gol Pengatur II/c pendidikan terakhir D III penempatan di Bawas Kota Magelang. Pada waktu CPNS sudah diikutsertakan dalam pemeriksaan/magang. Diangkat PNS TMT 1 April 2006 Pangkat/Gol Pengatur II/c. Kemudian diangkat JFA TMT 1 Juli 2007 dengan AK Kumulatif 71.3200 dengan perincian:
Pendidikan = 62.0000
Pengawasan = 7.1700
Pengembangan Profesi = 0.1500
Penunjang = 2.0000
Periode s/d Desember 2007 telah mendapatkan AK Kumulatif sebesar 80,4000.dengan perincian:
Pendidikan = 64.0000
Pengawasan = 12.7500
Pengembangan Profesi = 1.1500
Penunjang = 2.5000
Pertanyaan:
1. Apakah saya dapat naik pangkat Pengatur TkI/II d TMT 1 April 2008?
2.Apakah AK Kumulatif sebelum diangkat JFA dapat diperhitungkan untuk menambah AK untuk kenaikan pangkat (mengingat masih dalam pangkat yang sama)?
3. Apa dasar hukum Kenaikan Pangkat bagi JFA yang diangkat melalui pengangkatan pertama dan Bagaimana perhitungan Angka Kreditnya?
Mohon penjelasan secepatnya karena sebagai pedoman untuk KP TMT 1 April 2008.Terima kasih

PusbinJFA :
Jawaban atas poin 1 dan 2 telah dijawab pada pertanyaan Saudara tanggal 18 Februari 2008.

Dasar hukum kenaikan pangkat JFA dapat Saudara lihat pada Keputusan Bersama Kepala BKN, Sekjen BPK dan Kepala BPKP Nomor 10 Tahun 1996, Nomor 49/SK/S/1996, KEP-386/K/1996 dan Surat Kepala Pusbin JFA Nomor S-407/JF/2/2006 tanggal 24 Februari 2006 tentang Panduan Pertimbangan Pemberian Kenaikan Jabatan dan Pangkat Pejabat Fungsional Auditor.

Peraturan tersebut dapat Saudara unduh dari website BPKP pada link http://www.bpkp.go.id/index.php?idunit=8&idpage=820.
Kamis, 21 Pebruari 2008 / 09:10:49
User EVIE FRIDINA SUSAN ( evie_fs@yahoo.co.id )
Perwakilan BPKP Prov. D.I. Yogyakarta | yogyakarta | Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Kategori : - Kenaikan jabatan dan pangkat PFA Topik : kenaikan pangkat
Mengapa kenaikan pangkat auditor ahli pertama gol III B ke gol III C lebih sulit dibandingkan auditor pelaksana lanjutan gol III B ke gol III C ? (masa kerja yg auditor ahli > dibanding auditor pelaksana)

PusbinJFA :
Pada dasarnya kenaikan pangkat/jabatan Auditor ditentukan antara lain oleh prestasi kerja yang dinilai melalui pencapaian angka kredit minimal untuk dapat naik pangkat/jabatan dan pemenuhan sertifikasi.

Perbedaan persyaratan kenaikan pangkat/jabatan untuk Auditor Trampil dan Auditor Ahli disebabkan perbedaan kompetensi yang dituntut oleh kedua jenjang jabatan tersebut. Auditor Trampil dan Auditor Ahli Pertama berperan sebagai ANGGOTA TIM, Auditor Ahli Muda berperan sebagai KETUA TIM, Auditor Ahli Madya berperan sebagai PENGENDALI TEKNIS dan Auditor Ahli Utama berperan sebagai PENGENDALI MUTU.

Jenjang jabatan dan pangkat JFA diatur dalam KepMenPAN No. 19/1996 Pasal 6 dan Keppres 87/1999 tentang Rumpun Jabatan. Atas ketentuan tersebut dapat kami jelaskan bahwa pembagian jenjang Auditor Trampil dan Ahli didasarkan kepada pertimbangan dalam rangka pengembangan profesionalisme dan pembinaan karier Auditor.


Rabu, 20 Pebruari 2008 / 06:20:47
User nur achmad ( nurach_f@yahoo.com )
Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan | jakarta | Provinsi DKI Jakarta
Kategori : - Penyusunan dan pengujian karya tulis ilmiah Topik : pengembangan profesi
Dengan hormat,
Sesuai ketentuan untuk kenaikan pangkat dari III/c ke III/d dibutuhkan unsur pengembangan profesi minimal 8. Bagi saya hal ini cukup berat mengingat angka kredit melakukan PKS hanya 0,152. Sedangkan diklat pengembangan profesi relatif jarang dilakukan.

Di samping itu penyusunan karya tulis ilmiah relatif sulit kami lakukan mengingat penugasan yg kami laksanakan. Adakah alternatif kegiatan lain untuk memenuhi angka kredit pengembangan profesi?

Terima kasih atas perhatian Tim Pusbin JFA.


PusbinJFA :
Mengacu pada KepMENPAN Nomor 19/1996 tentang Jabatan Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya maka untuk pemenuhan angka kredit unsur pengembangan profesi Saudara dapat melakukan kegiatan seperti:
1. Membuat karya tulis/karya ilmiah di bidang pengawasan
2. Menerjemahkan/menyadur buku dan bahan-bahan lain di bidang pengawasan
3. Berpartisipasi secara aktif dalam penerbitan buku di bidang pengawasan
4. Melakukan pelatihan di kantor sendiri
5. Berpartisipasi secara aktif dalam pemaparan draft/pedoman/modul/fatwa di bidang pengawasan
6. Melakukan studi banding di bidang pengawasan
Rabu, 20 Pebruari 2008 / 04:56:22
User Hendra Matande, ST ( toraja09@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Tana Toraja | Makale | Provinsi Sulawesi Selatan
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Pengiriman
1.Pengiriman Berkas untuk mengikuti Diklat Pembentukan Auditor Ahli ditujukan ke Makassar atau ke Jakarta, dan apakah dikirim via pos, fax atau email?
2. Berapa biaya Diklat pembentukan Auditor Ahli?
3. Apakah kami yang di Toraja mengikuti yang di Ciawi atau di Makassar? Atau bisakah memilih…

PusbinJFA :
1. Pengiriman surat usulan calon peserta diklat sertifikasi JFA dialamatkan ke Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan via pos karena harus melampirkan dokumen pendukungnya (lihat jawaban atas pertanyaan dari Saudara Sri Datu Karaeng). Setelah dilakukan pengujian oleh Perwakilan selanjutnya surat usulan tersebut akan diteruskan ke Pusat Pembinaan JFA untuk diproses lebih lanjut.

2. Biaya Penyelenggaraan diklat menjadi beban Pusdiklatwas BPKP, sedangkan biaya akomodasi dan konsumsi peserta menjadi beban unit kerja pengirim peserta. Untuk itu kepada para peserta dikenakan biaya akomodasi dan konsumsi sebesar Rp108.000,00 per orang per hari (termasuk hari libur dan sehari sebelum dan setelah diklat) atau secara keseluruhan sebesar Rp2.700.000,00 untuk lama diklat 25 hari bagi Pembentukan Auditor Ahli.

3. Pemilihan tempat diklat diserahkan kepada unit kerja pengirim peserta disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing unit. Sebaiknya untuk pemilihan tempat diklat tersebut Saudara berkoordinasi dengan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan.

Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus
 

Konsultasi

Layanan untuk APIP yang ingin berkonsultasi seputar Jabatan Fungsional Auditor
Konsultasi
 
 

Galeri

Galeri foto kegiatan-kegiatan Pusbin JFA
Galeri Foto
 

Profil

Data Auditor BPKP, APIP Pusat, dan APIP Daerah Per Agustus 2015
Profil Auditor APIP 2015
 

Laporan Kinerja

Laporan Kinerja Pusbin JFA Tahun 2014
LAKIP 2014