Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Jum'at, 01 Pebruari 2008 / 07:53:14
User Faiq Rozani ( frozani@gmail.gom )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Wonosobo | Wonosobo | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : Kepegawaian Topik : Pengakuan Ijazah Sarjana
Misalnya seseorang Pegawai telah memiliki ijazah Sarjana (S1 Akuntansi) Namun belum disesuaikan, sehingga SK Pangkat terakhir masih dalam golongan II/d, Kemudian diangkat dalam JFA tingkat terampil golongan II/d.
Pertanyaan saya adalah:
1. apakah ijazah S1 Akuntansi tsb. dapat diusulkan dalam Daftar Usulan Angka Kredit untuk memperoleh angka kredit atas pendidikan tersebut?
2. Syarat apa sajakah supaya ijazah S1 Akuntansi tsb. bisa disesuaikan dalam SK Pangkat (Golongan III/a)?
Terimakasih atas jawaban Bapak.

PusbinJFA :
1. Berdasarkan butir III Lampiran I Peraturan Kepala BPKP Nomor : PER-1275/K/JF/2006 tanggal 31 Oktober 2006 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Menpan Nomor : PER/60/M.PAN/2005 tentang Perubahan atas Ketentuan Lampiran I dan atau Lampiran II Kepmenpan tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya untuk Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah antara lain diatur bahwa auditor yang memperoleh peningkatan pendidikan/ijazah dari D III ke Sarjana (S 1) tambahan angka kreditnya adalah sebesar 40.

2. Berdasarkan ketentuan tersebut mengingat yang bersangkutan tidak menyebut berasal dari latar belakang tingkat pendidikan apa, maka dengan asumsi yang bersangkutan telah mempunyai dasar pendidikan D III yang memperoleh peningkatan pendidikan tingkat S 1, maka angka kredit tambahan yang dapat diakui sebesar 40.

3. Sedangkan bagi auditor dengan jabatan terampil dengan pangkat golongan II d yang akan naik pangkat ke golongan III a tidak harus ada penyesuaian terhadap ijazah S 1 sepanjang angka kreditnya telah memenuhi jumlah komulatif dan jumlah angka kredit pengembangan profesi yang dipersyaratkan . Adapun perolehan ijazah S 1 hanya digunakan untuk menambah perolehan jumlah angka kredit dan digunakan sebagai dasar untuk mengikuti diklat ke jenjang auditor ahli.
Kamis, 31 Januari 2008 / 19:58:32
User Emil hakim ( e177l@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Ketapang | Ketapang | Provinsi Kalimantan Barat
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : Penilaian peran tim pemeriksaan
Di dalam penugasan tim pemeriksaan atau audit, tidak dicantumkan peran masing-masing auditor, hanya jabatannya saja. Bagaimana penilaian angka kreditnya?

PusbinJFA :
Sebagaimana diketahui, secara konseptual, dalam ketentuan JFA, penugasan Auditor dilaksanakan dalam suatu Tim Mandiri yang terdiri dari Pengendali Mutu, Pengendali Teknis, Ketua Tim, dan Anggota Tim.

Namun, sejalan dengan perkembangan tugas pengawasan, penugasan tidak selalu dapat dilaksanakan sesuai format Tim Mandiri sebagaimana dimaksud di atas.

Sesuai hasil pembahasan dalam Forum Komunikasi JFA Tahun 2003, apabila dalam penugasan pengawasan tidak secara jelas mencantumkan peran Auditor yang bersangkutan, maka penilaian angka kredit diberikan berdasarkan peran yang seharusnya sesuai dengan jabatan dan sertifikat yang dimiliki.

Kamis, 31 Januari 2008 / 12:02:24
User tri suparyanto, SSos ( t.suparyanto@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Grobogan | Purwodadi | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Diklat JFA
Pada tahun 2007 saya mendapat panggilan untuk mengikuti Diklat Pembentukan Auditor Ahli di Pusdiklat Ciawi. Berhubung tugas-tugas yang tidak dapat ditinggalkan, maka saya tidak dapat berangkat mengikuti diklat tersebut dan diganti personil yang lain. Sehubungan dengan hal tersebut yang ingin saya tanyakan adalah : Apakah kesempatan untuk mengikuti diklat pembentukan auditor ahli pada diri saya masih terbuka?
Apabila masih ada kesempatan untuk mengikuti diklat tersebut bagaiamanah prosedur yang harus saya tempuh? dan Pertanyaan terakhir apakah BPKP Perwakilan Propinsi Jateng pada tahun 2008 akan menyelenggarakan Diklat Pembentukan Auditor Ahli dan kapan pelaksanaannya?

PusbinJFA :
Kesempatan Saudara untuk mengikuti diklat masih terbuka, tetapi unit kerja Saudara harus mengusulkan kembali nama Saudara ke Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti diklat dimaksud.

Sesuai kalender diklat tahun 2008 Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah akan menyelenggarakan diklat pembentukan ahli pada tanggal 3-24 Juni 2008. Silahkan Saudara berkoordinasi dengan Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah.

Rabu, 30 Januari 2008 / 10:47:26
User Deddy E S ( fispra2000@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kota Magelang | Magelang | Provinsi Jawa Tengah
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Penilaian PAK
Bagaimana usulan dan kelengkapan pengajuan penilaian PAK bagi Auditor Ahli Madya yang pertama kali dilakukan penilaiannya oleh Tim Penilai PAK BPKP Pusat, apabila TMT Jabatan Auditor Ahli Madya tgl 1 April 2008 bersamaan dengan pangkat IV A dan Bagaimana perhitungannya antara periode 1 Januari 2008 s/d 30 Maret 2008 (masih Auditor Ahli Muda/IIID), apakah dinilai dulu oleh Tim Penilai Bawasda lalu dibuat penetapan PAK atau semua berkas dilampirkan dan yg menilai Tim PAK Pusat? Terima Kasih

PusbinJFA :
Bagi auditor yang kenaikan jabatannya ke Auditor Ahli Madya bersamaan dengan kenaikan pangkat ke Golongan IV a per tanggal 1 April 2008, maka penilaian DUPAK-nya dapat disampaikan ke Tim Penilai Pusat untuk periode 1 Januari 2008 s.d 30 Juni 2008.

Adapun perhitungan penilaian angka kreditnya masing-masing sebagai berikut :
• Untuk periode 1 Januari s.d 31 Maret 2008 dinilai berdasarkan satuan angka kredit Auditor Ahli Muda.
• Sedangkan pada periode 1 April s.d 30 Juni 2008 dinilai berdasarkan satuan angka kredit Auditor Ahli Madya.
Selasa, 29 Januari 2008 / 11:47:05
User susilaningsih ( zuzyla@yahoo.com )
Badan Pengawas Daerah Kota Cirebon | cirebon | Provinsi Jawa Barat
Kategori : Ke-JFA-an Topik : pelatihan di kantor sendiri
apakah angka kredit dari 5 kegiatan PKS yang dibuat sertifikat dapat memperoleh nilai 1 AK?

PusbinJFA :
Untuk kegiatan PKS dengan dokumen hasil berupa sertifikat dinilai tergantung berapa lama kegiatan tersebut tercantum dalam sertifikat dan jabatan auditor yang bersangkutan. Untuk sertifikat yang mencantumkan lamanya kegiatan PKS selama 5 hari, maka angka kreditnya sesuai dengan jabatan auditor yang bersangkutan dikalikan lamanya hari PKS. Misalnya yang bersangkutan jabatannya Auditor Ahli Muda maka angka kreditnya sebesar 5 dikalikan 0,152 sama dengan 0,76 bukan dinilai sebesar 1.

Forum Diskusi APIP

Sarana berbagi pengetahuan, aspirasi dan informasi antar auditor di lingkungan APIP
Forum
 

Pengumuman Ujian

Layanan pengumuman online ujian sertifikasi Jabatan Fungsional Auditor
Ujian Online
 
 

Produk

Produk-produk peraturan Pusbin JFA
Forum
 

Galeri

Galeri foto kegiatan-kegiatan Pusbin JFA
Ujian Online
 

Profil

Data Auditor BPKP, APIP Pusat, dan APIP Daerah Per 30 Juni 2014
Profil Auditor