Tanya Jawab

Forum Konsultasi

Ke-JFA-an

Untuk menghindari duplikasi pertanyaan, silahkan gunakan form pencarian dibawah ini.
Pencarian Konsultasi :


Jum'at, 17 April 2009 / 08:49:01
User Ade Kurniawan ( deandra.4206@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Sintang | Sintang | Provinsi Kalimantan Barat
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : Penilaian Angka Kredit
1. Gimana penghitungan angka kredit untuk auditor ahli anggota tim yang diperankan sebagai ketua tim, jika ada juknisnya dapat diunduh dimana?
2. Penilaian untuk butir kegiatan yang tidak terdapat pada kepmenpan no.per/220/m.pan/7/2008 namun terdapat pada kepmenpan no.19/1996 bagaimana penilaiannya dan dimasukkan di unsur kegiatan apa? salah satu contoh unsur butir kegiatan penelaahan peraturan perundang-undangan.

PusbinJFA :
1. Sebagaimana tertuang dalam pasal 11 huruf a. Permenpan Nomor : 220/PER/220/M.PAN/7/2008 tanggal 4 Juli 2008 tentang Jabatan Fungsional Auditor dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa auditor yang melaksanakan tugas auditor satu tingkat di atas jabatannya, angka kredit yang diperoleh ditetapkan sebesar 80 % dari setiap angka kredit setiap butir kegiatan sebagaimana dalam lapiran I atau Lampiran II Permenpan tersebut.
Dengan demikian bagi auditor ahli anggota tim (auditor pertama) yang diperankan sebagai ketua tim (untuk auditor muda) maka angka kredit yang dapat diperhitungkan adalah 80 % dari angka kredit setiap butir kegiatan auditor muda.
Sedangkan untuk petunjuk teknis dari Permenpan Nomor : 220/PER/220/M.PAN/7/2008 tanggal 4 Juli 2008, sampai dengan saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan BKN.

2. Untuk butir kegiatan yang ada pada Kepmenpan 19/1996 namun tidak ada pada bitir kegiatan pada Permenpan Nomor : 220/PER/220/M.PAN/7/2008 tanggal 4 Juli 2008, maka penilaian angka kredit atas kegiataan tersebut akan diatur lebih lanjut dalam petunjuk teknis, adapun sebagaimana dijelaskan pada butir di atas bahwa petunjuk teknis dari Permenpan Nomor : 220/PER/220/M.PAN/7/2008 tanggal 4 Juli 2008, sampai dengan saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan BKN.
Jum'at, 17 April 2009 / 06:50:43
User Sutrisno, S.Sos ( trisno0194@yahoo.co.id )
Inspektorat Jenderal Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia | Jakarta Barat | Provinsi DKI Jakarta
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Ujian JFA
Assl. Wr . Wb
Saya perserta pindah jalur pembentukan auditor ahli, telah mengikuti ujian pertama saya tidak lulus, tetapi pada saat ujian kedua dan ketiga tidak mengikuti. Yang kami tanyakan masih ada kesempatan untuk mengikuti ujian yang akan datang, kelanjutannya masih diberikan kesempatan berapa kali ? wassalam auditor.

PusbinJFA :
Kesempatan yang diberikan kepada peserta diklat untuk mengikuti ujian sertifikasi JFA adalah satu kali ujian utama dan tiga kali ujian ulangan dalam waktu dua tahun sejak tanggal diklat. Dengan demikian Saudara masih memiliki hak ujian sebanyak tiga kali, dengan syarat belum dua tahun sejak Saudara mengikuti diklat.
Selasa, 14 April 2009 / 11:01:58
User mardinus,SE ( mardinus_62@yahoo.co.id )
Badan Pengawas Daerah Kabupaten Dharmasraya | pulau punjung | Provinsi Sumatera Barat
Kategori : Ke-JFA-an Topik : inpasing JFA
kapan petunjuk teknis tentang Inpasing jfa keluar

PusbinJFA :
Sampai dengan saat ini ketentuan mengenai inpassing masih menunggu persetujuan dari MenPAN.
Rabu, 08 April 2009 / 05:12:25
User samuel R ( www.joentak_hasian@yahoo.com )
Inspektorat Jenderal Departemen Kehutanan | Jakarta | Provinsi DKI Jakarta
Kategori : Ke-JFA-an Topik : Angka kredit yang dipersyaratkan
Selamat Pagi BPKP...
saya mau menanyakan mengenai angka kredit yang dipersyaratkan satu pangkat lebih tinggi bagi auditor dalam kurun waktu 5 tahun..
di Unit kerja kami ada seorang auditor yang diangkat menjadi auditor pertama (tmt pengangkatan 1/05/2008). sedangkan gol beliau IV/a (tmt pangkat 1/04/2008). AK beliau = 291.7227..
AK yang dipersyaratkan satu tingkat lebih tinggi untuk gol IV/b sebesar 550..
pertanyaan saya apakah yang bersangkutan bisa dikenakan pembebasan sementara padahal baru diangkat menjadi Auditor muda.
Terima kasih ....

PusbinJFA :
Sehubungan dengan pembebasan sementara dari JFA karena tidak dapat mengumpulkan sejumlah angka kredit tertentu diatur dalam Permenpan 220/2008 Pasal 31 ayat (1) ........,dibebaskan sementara dari jabatannya apabila dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak menduduki jabatan/pangkat terakhir tidak dapat mengumpulkan angka kredit minimal yang ditentukan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi di jabatannya.
Rabu, 08 April 2009 / 04:23:39
User Bella Rifaldi ( bella.rifaldi@bpkp.go.id )
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan | Banda Aceh | Provinsi Nangroe Aceh Darussalam
Kategori : - Penilaian dan penetapan angka kredit Topik : Kategori diklat: Unsur Pendidikan atau Pengembangan Profesi
Seperti tertulis dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 19 Tahun 1996 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 220 Tahun 2008, kegiatan diklat dapat dikategorikan sebagai kegiatan utama di bawah unsur pendidikan ATAU pengembangan profesi. Pengecualian terhadap diklat yang dapat diakui sebagai unsur pengembangan profesi tertulis dalam Surat Edaran Kepala Pusbin JFA Nomor SE-06.04.00-27/PJFA/2002. Pertanyaannya, apakah prinsip umum yang berlaku bagi diklat adalah secara umum dapat dimasukkan ke dalam kedua kategori unsur tersebut (kecuali yang dikecualikan)? Karena ditemui perbedaan pemahaman, ada pendapat yang meyakini bahwa kegiatan diklat secara umum justru dimasukkan ke unsur pengembangan profesi, kecuali yang dikecualikan, dimasukkan ke unsur pendidikan. Mohon penjelasannya. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

PusbinJFA :
Secara umum diklat dikategorikan sebagai unsur utama pada kegiatan pendidikan dan latihan. Namun sesuai dengan SE-06.04.00-27/PJFA/2002 ada beberapa jenis diklat yang dikategorikan unsur pengembangan profesi.

Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus