Berita

Berita Seputar

Ke-JFA-an

Pencarian Berita :

Oleh-oleh dari MAC di Gumati

  • Selasa, 06 Maret 2018 / 17:14:01 /
  • Dibaca: 568 Kali
Img-20180306-wa0016

Hari kedua ini, Selasa 6 Maret 2018, Raker dimulai dengan senam pagi, dilanjutkan sarapan bersama. Acara dilanjutkan dengan Pemaparan Bidang Program dan Sertifikasi, Sub bidang Program, Sub bidang Data dan Informasi, Sub bidang Sertifikasi dilanjut tanya jawab. Setelah Ishoma Raker dilanjutkan dengan pemaparan Bidang Evaluasi, Subbidang Evaluasi sertifikasi, Subbidang Evaluasi angka kredit diseling acara Kahoot yang dibawakan oleh Marwanta Purba dan Lalang Djaenglana, dilanjutkan dengan pemaparan Subbag TU dan star project oleh Sri Rahayu dan Futhia.

Setelah pemaparan dari masing-masing Bidang, insan Pusbin peserta Raker diberi tambahan pengetahuan dari MAC mengenai Kecerdasan Emosi, yang dibawakan oleh Nurul dan Putri dari Management Assesment Center BPKP. Kecerdasan Emosi yang merupakan oleh-oleh dari MAC ini, didefinisikan sebagai: (1) Pengertian kecerdasan menurut Dusek adalah secara kuantitatif proses belajar untuk memecahkan masalah yang dapat diukur dengan tes inteligensi, pengertian secara kualitatif adalah suatu cara berpikir dalam membentuk konstruk bagaimana menghubungkan dan mengelola informasi dari luar yang disesuaikan dengan dirinya. Kecerdasan menurut Howard Gardner adalah kemampuan untuk memecahkan atau menciptakan sesuatu yang bernilai bagi budaya tertentu. (2) Konsep Emosi merujuk kepada suatu perasaan dan pikiran-pikiran yang khas, suatu keadaann biologis dan psikologis dari serangkaian kecenderungan untuk bertindak atau memberi respon. Akar kata emosi adalah emovere, kata kerja dalam bahasa Latin yang artinya bergerak menjauh. (3) Kecerdasan emosi adalah kemampuan mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain.

Lima Area Kecerdasan emosi: (1) Kesadaran diri, yang merupakan pemahaman akan keadaan diri sendiri dan dampaknya. Kesadaran seseorang terhadap emosinya sendiri. (2) Pengaturan diri, menangani emosi sendiri sedemikian rupa sehingga berdampak positif kepada pelaksanaan tugas. Kemampuan seseorang untuk bereaksi secara tepat. (3) Motivation, menggunakan hasrat kita yang paling dalam untuk menggerakkan dan menuntun kita menuju sasaran. Kecenderungan emosi yang mendorong/mengatur untuk mencapai tujuan. (4) Emphaty, kemampuan memandang situasi dari sudut pandang orang lain dengan tujuan membantu. Kemampuan mengindera perasaan orang lain sebelum ia mengatakan apa yang dirasakan, tapi telah diungkapkan melalui suara, ekspresi wajah atau cara-cara non verbal lainnya. (5) Social Skill, seni menangani emosi orang lain.

Faktor yang mempengaruhi kecerdasan: (1) Pembawaan, ditentukan oleh ciri sejak lahir. (2) Kematangan, Bila organ fisik dan psikis mampu menjalankan fungsinya masing-masing. (3) Pembentukan, keadaan di luar diri yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan. (4) Minat dan Pembawaan yang Khas, Minat mendorong seseorang untuk berbuat lebih giat dan lebih baik, (5) Kebebasan, yang berarti bahwa manusia dapat memilih metode-metode tertentu dalam memecahkan masalah-masalah.

Acara dilanjutkan dengan Kapita selekta tentang ISO Sertifikasi oleh Imam Yunarto, WBK menuju WBBM oleh Arinto Danangjaya, SPIP oleh Agustinus Heri Setiawan. Malamnya diadakan acara Budaya kerja, sekaligus melepas Agustinus Heri Setiawan bertugas ke Perwakilan BPKP Provinsi Jambi. 

Back

Sambutan Kepala Pusbin JFA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wa Barakatuh...
Kapus
 

Konsultasi

Layanan untuk APIP yang ingin berkonsultasi seputar Jabatan Fungsional Auditor
Konsultasi
 

Produk

Produk-produk peraturan Pusbin JFA
Produk
 

Galeri

Galeri foto kegiatan-kegiatan Pusbin JFA
Galeri Foto
 

Forum Diskusi

Forum Diskusi antar Auditor di Lingkungan APIP
Forum Diskusi APIP
 

Pengumuman Online

Pengumuman Hasil Ujian Sertifikasi Auditor (USA) Online
Pengumuman Online